Hidup ini masih panjang. Akan banyak hal2 yang kita lalui. Bahkan hal-hal yang sebelumnya tidak pernah kita duga. kehidupan orang berbeda2, tidak semua sama. Apa yang kita anggap benar, belum tentu dianggap benar oleh orang lain. Apa yang kita anggap bagus, sangat mungkin dianggap jelek oleh orang lain. Kadang terlintas dalam pikiran saya, begitu banyak orang yang ada di dunia ini, mungkinkah ada yang sifat, karakter, pemikiran yang sama persis? SAMA PERSIS. Saya tidak tau jawabannya. Kalau ditanya mengenai orang-orang yang ada di sekitar saya, orang yang sangat saya kenal, ya mungkin saya bisa jawab. Hhmm.. rasa-rasanya sih tidak ada yang sama persis. Kalau kesamaan pasti ada. Tidak salah memang yang mengatakan bahwa orang-orang hidup untuk saling melengkapi… *ditoyor sendal*
Tapi bener loh ya.. *coba dibayangkan ambil posisi pewe, telunjuk di kening dan muka serius, mulai menbayangkan* ..kalau kita hidup bersama orang yang sama persis dengan kita, sama saja cerminan diri kita, sama saja kita hidup sendiri. Itu menurut saya loh ya.. silakan berpendapat yang lain. Kadang berbeda pendapat itu menyenangkan, tidak selamanya akan berdampak buruk, justru akan menambah pengetahuan dan akan membuat kita saling mengenal satu sama lain. Tapi ada kalanya juga perbedaan itu akan membuat kita cek cok, salah pengertian dan sebagainya. Itu wajar saja karena kita juga tidak bisa memaksakan kehendak kepada orang lain. Yang pasti dalam menjalani hidup, kita tidak akan selalu berada di tahap yang selalu menyenangkan, tidak selalu segala sesuatunya berjalan sesuai dengan kehendak kita, adakalanya terjadi hal-hal diluar dugaan kita, ada kalanya bahagia, senang, sedih. Itu adalah hal-hal yang saya alami sampai saat saya menulis tulisan ini. Silih berganti, datang dan pergi *dilem pake selotip, ga cocok seriusnya
*
Semua berubah. Yang tidak berubah ya perubahan itu sendiri. Hari ini jadi karyawan biasa, beberapa tahun lagi bisa jadi jadi miliyarder.. *mari kita sama-sama mengucapkan Amiiiinnnnn*
Kehidupan waktu masih sekolah, kuliah, bekerja, menikah, punya anak, punya cucu juga pasti berbeda-beda. Waktu masih lajang yang dipikirin lebih banyak mengenai diri sendiri. Punya waktu ke salon, belanja, kongkow2 sama temen2. Kalo pengen tidur seharian pas hari libur ya gak malasalah. Kalau sudah menikah?? Hooo jangan Tanya saya, saya belum pengalaman
tapi saya punya gambaran sedikit dari cerita orang-orang di sekeliling saya yang sudah menikah. Entah itu temen kantor, sahabat saya maupun kaka saya sendiri. Apa kehidupan masih lajang dan sudah menikah akan berbeda?? Ya tentu saja iya. Kalau dulu yang dibahas adalah mengenai tas branded, sekarang diselingi dengan harga beras sampai harga tisu termurah *ini yang terjadi di kantor
*
kalau sudah punya anak?? Ya tambah lagi yang mo diurus. Dari mulai makanan sampai pampers. Yang dulunya kalap berbelanja untuk hal yang tidak penting, setelah punya anak jadi mengurangi karena lebih bijaksana untuk membeli keperluan anak. Kata yang sudah punya anak loh yaaa..
Itulah realita yang ada. Intinya SEMUA BERUBAH.
Jadi kalau ada yang bilang perkerjaan anda “begitu-begitu” saja, ya jangan kawatir. Siapapun dia, dia tidak tau apa yang akan terjadi di depan, tidak berhak menghakimi dan tidak pantas untuk mengevaliuasi hidup seseorang ![]()
Hidup itu masih panjang
Cheers sambil meyeruput soft drink kaleng