Tiada yang Abadi
Pernikahan kita harus diundur.. diundur sampai waktu yang tidak ditentukan.. TEDAAAAAAAARRRRR.. seperti petir yang menghantam disiang bolong dimana matahari masih berada tepat diatas kepala yang memancarkan sinar yang menyengat.. pria itu hanya bisa diam, masih memperlihatkan kewibawaannya sebagai seorang lelaki. Perih.. sakit.. kecewa.. itu yang dirasakannya.. pernikahan yang seharusnya dilangsungkan dua minggu mendatang, undangan yang [...]